Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. -QS. Adz-Dzariyaat ayat 56-
Ayat ini memberi pendalaman makna pencarian jati
diri manusia.
Dari yang awalnya bingung dengan dirinya sendiri,
kenapa ia ada,…?
untuk apa
ia hidup,..?
dan akan
kemana setelah hidup…?
Semua
terjawab dengan ayat ini. Subhanallah. Begitu indahnya Allah
memberikan penjelasan kepada hati, bahwa hidup kita, mati kita, hanya untuk
beribadah kepada-Nya.
Memang, kebanyakan manusia
diciptakan dengan keunikan, bakat dan potensi masing-masing. Namun ada hal yang
lebih utama dari keotentikan diri seperti bakat, potensi dan keunikan. Dan
mereka yang telah menemukan bakat, potensi dan keunikan itu bahkan belum
menemukan jati diri mereka sesungguhnya. Tak jarang banyak mereka yang sukses
dalam hidup namun masih merasa tak puas dalam menjalani hidup, tak tenang, tak
tenteram dan tak bahagia.
Sungguh, hanya Allah SWT.
yang tahu siapa kita, untuk
apa kita ada, dan mau kemana kita. Karena Allah yang menciptakan kita. Dan kita
sering tak sadar dalam mencari konsep jati diri sesungguhnya sebagai manusia,
selain hanya mengejar kesuksesan di dunia ini. Mari kita mulai mengenal jati
diri yang sesungguhnya. Bahwa manusia ada, untuk beribadah kepada Allah.
Bersama, menemukan jati diri, meraih kehakikian hati. Wa Allah hu
‘alam. (Andharena )
MOTTO
Belajarlah Dengan Ikhlas
Bekerjalah Dengan Jujur